Ingin ikuti bimbel, atau ingin beli lisensi tema blog ini ? Hubungi Sekarang Hubungi Sekarang!
المشاركات

Sejarah Umum Bahasa Indonesia

Sejarah Lengkap Bahasa Indonesia: Pencetus, Tokoh Kunci, dan Kronologi Tanggal Penting

Perjalanan bahasa Indonesia dari bahasa Melayu hingga menjadi bahasa resmi negara tidak lepas dari peran para tokoh pergerakan, sastrawan, dan ahli bahasa. Artikel ini mengulas secara lengkap tanggal-tanggal bersejarah, sosio-historis pencetusnya, serta tokoh-tokoh penting yang memperjuangkan bahasa Indonesia.

Ringkasan Inti: Nama "Bahasa Indonesia" pertama kali dicetuskan oleh M. Tabrani pada tahun 1926, diresmikan secara kebangsaan pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, dan disahkan secara hukum konstitusional pada 18 Agustus 1945.

1. Kronologi Tanggal Bersejarah Bahasa Indonesia

Tanggal / Tahun Peristiwa Bersejarah Keterangan / Dampak
2 Mei 1901 Penerbitan Ejaan van Ophuijsen Ejaan Latin baku pertama untuk bahasa Melayu/Indonesia yang disusun oleh Ch. A. van Ophuijsen.
14 September 1908 / 1917 Pendirian Balai Pustaka Berdirinya penerbit pemerintah kolonial (awalnya Commissie voor de Volkslectuur) yang menerbitkan karya sastra dan mempercepat penyebaran bahasa tulis baku.
30 April – 2 Mei 1926 Kongres Pemuda I Momen pertama kali nama "Bahasa Indonesia" diusulkan secara resmi oleh Mohammad Tabrani untuk menggantikan istilah "Bahasa Melayu".
28 Oktober 1928 Sumpah Pemuda (Kongres Pemuda II) Pengikrar Sumpah Pemuda yang menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia.
25 – 28 Juni 1938 Kongres Bahasa Indonesia (KBI) I di Surakarta Penyelenggaraan KBI pertama yang diarsiteki oleh Raden Soedono Soerjoframoto dan para budayawan untuk memodernisasi bahasa Indonesia.
18 Agustus 1945 Pengesahan UUD 1945 (Pasal 36) Bahasa Indonesia secara resmi dan yuridis diakui sebagai bahasa negara / bahasa resmi Republik Indonesia.
19 Maret 1947 Penetapan Ejaan Soewandi (Republik) Menteri Pendidikan Mr. Soewandi meresmikan ejaan baru untuk menggantikan Ejaan van Ophuijsen (perubahan oe menjadi u).
16 Agustus 1972 Peresmian EYD (Ejaan Yang Disempurnakan) Diresmikan oleh Presiden Soeharto berdasarkan Keputusan Presiden No. 57 Tahun 1972.
20 November 2023 Pengakuan Internasional UNESCO Bahasa Indonesia resmi disetujui sebagai bahasa resmi (official language) pada Sidang Umum UNESCO di Paris.

2. Pencetus dan Tokoh-Tokoh Penggagas Pertama

Berikut adalah para penggagas awal yang membidani lahirnya nama dan konsep bahasa Indonesia:

  • Mohammad Tabrani Soerjowitjitro (M. Tabrani):
    Peran: Pencetus nama "Bahasa Indonesia" pertama kali. Pada Kongres Pemuda I (1926), Tabrani menolak usulan Yamin yang ingin menamai bahasa persatuan sebagai "Bahasa Melayu". Tabrani berargumentasi: "Kalau bangsa dinamakan bangsa Indonesia, maka bahasanya harus dinamakan bahasa Indonesia."
  • Mohammad Yamin:
    Peran: Penyusun Teks Sumpah Pemuda 1928. Yamin merumuskan poin ketiga Sumpah Pemuda tentang menjunjung tinggi bahasa persatuan. Beliau juga seorang sastrawan yang gigih memperjuangkan bahasa Melayu-Indonesia di kancah politik pergerakan.
  • Sutan Takdir Alisjahbana (STA):
    Peran: Bapak Pembina Bahasa Indonesia / Pelopor Tata Bahasa Modern. STA menulis buku Tata Bahasa Baru Bahasa Indonesia (1936) dan memimpin majalah Poedjangga Baroe. Beliau menekankan pentingnya modernisasi dan penyerapan istilah ilmiah asing ke dalam bahasa Indonesia.

3. Tokoh-Tokoh Kunci Perkembangan dan Pembakuan Bahasa

Selain para pencetus awal, perkembangan bahasa Indonesia hingga menjadi bahasa ilmiah dan baku dikawal oleh tokoh-tokoh linguistik berikut:

A. Ch. A. van Ophuijsen, Nawawi Soetan Ma’moer, & M. Taib Soetan Ibrahim

Ketiga tokoh ini menyusun ejaan Latin baku pertama untuk bahasa Melayu pada tahun 1901. Kitab Ejaan van Ophuijsen menjadi dasar penulisan bahasa Indonesia di sekolah-sekolah masa awal.

B. Ki Hajar Dewantara

Dalam Kongres Bahasa Indonesia I (1938) di Surakarta, Ki Hajar Dewantara menegaskan bahwa bahasa Indonesia yang diangkat adalah bahasa Melayu yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Nusantara dan terus berkembang secara dinamis.

C. Prof. Dr. Anton M. Moeliono

Dianggap sebagai Pakar Tata Bahasa Baku Modern. Anton Moeliono memimpin Pusat Bahasa dan menjadi tokoh sentral di balik penyusunan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Edisi Pertama (1988) serta buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia.

D. Prof. Dr. J.S. Badudu

Pakar bahasa Indonesia yang sangat populer lewat pembinaan bahasa di TVRI pada era 1970–1980-an. Beliau konsisten mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah tata bahasa.

E. Prof. Dr. Harimurti Kridalaksana

Tokoh linguistik Indonesia yang banyak menyusun kamus-kamus linguistik, peta bahasa, dan teori pembentukan kata (morfologi) yang menjadi acuan pengajaran di perguruan tinggi.

Kesimpulan

Bahasa Indonesia bukanlah hasil yang muncul secara instan, melainkan buah perjuangan intelektual para tokoh pergerakan dan ahli bahasa. Dari ketegasan M. Tabrani pada 1926 hingga pembakuan ilmiah oleh Prof. Anton Moeliono, bahasa Indonesia kini berkembang menjadi bahasa yang modern, terstruktur, dan diakui secara internasional.

إرسال تعليق

Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.